MALANG – Upaya konkret dalam meningkatkan kualitas tata kelola perencanaan dan transparansi anggaran institusi kembali digulirkan. Bertempat di Ruang Rapat Lantai III, Gedung Ir. Soekarno, rapat koordinasi strategis telah sukses diselenggarakan pada Jumat (25/9/2026). Menariknya, forum kali ini menjadi momen krusial dengan hadirnya dua fakultas yang baru dibentuk, yakni Fakultas Teknik serta Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam.
Dari pantauan di lapangan, rapat yang diinisiasi oleh unit Perencanaan ini dimulai tepat pukul 13.00 WIB. Bagian Perencanaan bersama Dekan beserta jajaran dari Fakultas Teknik dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam tampak duduk bersama membedah arah kebijakan institusi ke depan. Keterlibatan langsung fakultas-fakultas baru ini dinilai sebagai langkah progresif untuk memastikan penyusunan anggaran yang inklusif, proporsional, dan tepat sasaran.

Terdapat dua agenda krusial yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan yang berlangsung dinamis ini:
Pertama, Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran TA 2026. Pada sesi ini, forum menyoroti secara tajam realisasi program yang telah berjalan sepanjang tahun ini. Sesi ini menjadi ajang konsolidasi terkait sejauh mana serapan anggaran telah terealisasi, evaluasi capaian target kinerja, hingga identifikasi kendala operasional di lapangan. Bagi unit Perencanaan, data evaluasi ini mutlak diperlukan sebagai landasan berpijak agar kesalahan atau inefisiensi tidak terulang di tahun mendatang.
Kedua, Penyusunan Program dan Anggaran TA 2027. Berbekal potret evaluasi TA 2026, diskusi dilanjutkan dengan merumuskan postur program dan anggaran untuk tahun depan. Di sinilah peran Fakultas Teknik dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam sangat diuji. Mereka dituntut untuk mempresentasikan usulan program kerja yang visioner sekaligus rasional, mengingat status mereka sebagai fakultas baru yang membutuhkan akselerasi dalam pengembangan akademik, sarana prasarana, hingga mutu sumber daya manusia.

Rapat koordinasi ini pada akhirnya ditutup dengan kesepakatan dan komitmen bersama. Seluruh pihak yang hadir sepakat bahwa perencanaan yang matang dan tata kelola yang baik (good governance) adalah kunci utama agar institusi mampu berlari kencang menyongsong tantangan pendidikan tinggi di tahun 2027.
“Kehadiran Fakultas Teknik dan Fakultas Ushuluddin beserta tim Perencanaan di satu meja ini adalah bentuk sinergi. Kita ingin memastikan bahwa tata kelola anggaran di tahun 2027 nanti benar-benar sehat, efisien, dan mendukung penuh target-target pengembangan institusi,” ujar salah satu pimpinan rapat di lokasi.
(Redaksi Perencanaan)





